MURAI BATU

MENJODOHKAN MURAI BATU

Memilih Calon Indukan

Hal pertama yang perlu dipersiapkan adalah memilih indukan Jantan dan Betina yang berkualitas. Ukuran tentang kualitas dapat bermacam-macam alasan dan motivasi serta tujuan mengembang-biakan burung tersebut. Tapi sebagai dasar utama pemilihan indukan yang berkualitas adalah melihat dari gen indukan tersebut. Oleh karena itu dapat dipertimbangkan tujuan dan motivasi penangkaran sbb:

Photobucket
Indukan Jantan

Photobucket
Indukan Betina

1. Tujuan Untuk Kompetisi (Lomba) Burung Berkicau.

Cari gen indukan jantan yang punya prospek juara. Biasanya burung yang telah mendapat predikat juara disuatu perlombaan besar merupakan acuan calon indukan yang berkualitas. Walaupun acuan ini tidak mutlak dilakukan, tetapi paling tidak sudah mempunyai modal sebagai indukan yang baik, kendalanya barangkali adalah masalah harganya yang cukup tinggi.

Untuk mengatasi hal tersebut di atas, cari alternatif lain yang relatif lebih mudah. Caranya dengan mencari calon indukan yang mempunyai prospek yang baik, walaupun belum pernah juara atau diperlombakan. Umumnya indukan yang baik adalah yang bertipe suara keras, pintar menirukan suara burung lain, mempunyai tonjolan-tonjolan suara yang khas, misalnya tembakan-tembakan, ngerol dan variasi suara. Serta performa dan penampilan yang baik saat membawakan irama lagu. (Mengenai ciri-ciri burung yang berkualitas dan mempunyai prospek juara akan dibahas dalam artikel terpisah).

Setelah menentukan indukan Jantan, langkah selanjutnya adalah mencari indukan Betina yang berkualitas. Ciri-ciri fisiknya kurang lebih sama dengan indukan Jantan. Indukan Betina juga harus dicari yang suaranya merdu dan berpostur baik, mempunyai ekor yang cukup panjang untuk ukuran murai batu betina. Burung yang akan dijodohkan sebaiknya hewan yang dari sub-spesies yang sama. Ini jauh lebih sulit lagi, karena jarang sekali diperdagangkan indukan murai batu betina yang baik. Mayoritas pedagang menjual murai batu berjenis kelamin Jantan. Alternatif yang termudah dengan mendatangi rumah-rumah penangkaran murai batu dan memesannya terlebih dahulu (cara ini biasanya lama di dapat, karena pemesannya juga banyak).

2. Tujuan Untuk Sekedar Menangkarkan Saja.

Cara ini biasanya dilakukan oleh para hobbies, karena pertimbangan melestarikan kelangsungan hidup murai batu saja. Jenis yang ditangkarkan murai batu dari sub-spesies apa saja.

Mempersiapkan Penjodohan

Setelah dipilih calon-calon indukan yang baik, langkah pertama adalah dengan memperkenalkan suara/kicauan indukan Jantan dan indukan Betina terlebih dahulu. Caranya dengan menempatkan kedua burung tersebut dalam sangkar gantung yang terpisah. Usahakan berada dalam satu area agar suara/kicauan mereka dapat saling terdengar. Usahakan satu sama lain tidak diperlihatkan terlebih dahulu. Disini fungsi kain penutup sangkar (kerodong) berperan. Setelah terjadi saling sahutan, biarkan sampai irama kicauan mereka seirama. (biasanya diperlukan waktu sekitar 2 sampai 3 hari, tetapi ini juga tidak mutlak, tergantung kondisi dilapangan). Dalam kondisi ini dianjurkan untuk memberian pakan hidup dan nutrisi yang cukup agar burung mencapai puncak birahi, sehingga mempermudah proses penjodohan. (Mengenai pakan hidup dan nutrisi akan dibahas dalam artikel terpisah).

Photobucket
Proses Penjodohan-Foto taken by David's collection

Setelah ada keseimbangan irama kicauan diantara mereka, pertemukan mereka dengan tahapan gradual sbb:
a. Buka masing-masing kerodong dengan jarak antara kedua sangkar berjauhan + 4 meter. Jangan terburu-buru untuk langsung mempertemukan mereka. Karena indukan Jantan dapat menyerang bahkan dapat membunuh indukan Betina. Kegiatan menjodohkan ini akan berlangsung berhari-hari, bahkan dalam hitungan minggu.
b. Setelah proses ini berjalan dengan baik dan terjadi kemajuan satu sama lain, tempatkan sangkar lebih dekat lagi. Misalnya persempit jarak sangkar mereka menjadi 1 meter – 2 meter. Biasanya kalo kedua burung sudah saling cocok, Individu Jantan akan memperlihatkan bahasa tubuh, seperti mengibas-kibaskan ekornya dan menampilkan suara yang merdu untuk menarik perhatian individu betina.
c. Jika reaksi indukan betina hanya berdiam diri di atas tangkringan saja, itu menandakan ia belum siap untuk kawin. Proses ini membutuhkan kesabaran.
d. Jika reaksi indukan betina mengambil posisi membungkuk dan melebarkan kedua sayapnya, itu menandakan is sudah benar-benar siap untuk kawin.
e. Jika keadaan seperti point d di atas, segera masukkan kedua indukan dalam kandang penangkaran yang besar. Keluarkan betina dari dalam sangkar, sedangkan indukan Jantan usahakan masih didalam sangkar yang digantung di dalam kandang besar. Biarkan proses penjodohan ini berlanjut sampai indukan Betina benar-benar siap untuk dikawinkan. Biasanya indukan betina akan sering hinggap disekitar sangkar indukan Jantan.
f. Setelah fase penjodohan memperlihatkan kemajuan yang baik, anda tidak perlu khawatir untuk mengeluarkan indukan Jantan dari sangkar gantung.

Dalam beberapa kejadian, jika burung telah ditempatkan bersama-sama, mereka akan cepat melakukan aktifitas perkawinan. Setelah ini berlangsung, indukan betina akan membangun sarangnya dalam waktu sehari dan akan mulai bertelur pertama kali setelah hari-hari berikutnya. Telur pertama, kedua dan ketiga biasanya merupakan telur yang tidak berproduksi/tidak menetas (infertilitas).

Photobucket
Betina menyusun sarang

Seringkali, jika kedua pasangan memasuki masa reproduksi, perkawinan tidak dilangsungkan secara cepat (tidak terburu-buru), sampai indukan Jantan benar-benar menerima indukan betina setelah terlebih dahulu terjadi proses penjodohan. Indukan Jantan akan tampil atraktif dan bernyanyi merdu di depan indukan Jantan, seolah olah ingin mengatakan bahwa saya seorang gentlemen. Ia juga akan memeriksa kotak sarang. Ia perlu melihat apakah kotak sarangnya akan dapat menjadi tempat yang nyaman. Selanjutnya ia akan masuk ke dalam kotak sarang dan memperhatikan dengan seksama untuk waktu yang lama, kemudian akan berkicau dengan pelan seolah memanggil induk betina dan menyuruhnya masuk ke dalam kotak sarang.

Apabila induk Jantan meninggalkan kotak sarang, induk betina akan memeriksa kenyamananya, tetapi ia jarang keluar dari kotak sarang sebelum sang Jantan benar-benar membangun sarangnya.

Idealnya, burung harus membangun sarangnya beberapa hari setelah saling mengenal. Biasanya induk Jantan yang mulai menyusun sarang. Setelah separuh dari sarang terkumpul, induk betina akan segera keluar sarang dan mulai menyelesaikan sarangnya.

Biasanya, setelah 2 hari berlangsung sarang akan selesai dan induk betina akan beristirahat. Setelah kurang lebih 4 hari, induk betina akan mulai bertelur. Dalam sehari ia akan bertelur sekali. Jumlah telur yang akan dierami 3 dampai 4 telur. Bahkan ada yang sampai berjumlah 5 telur. Saat jumlah telur sudah mencapai 3 butir, induk betina biasanya sudah mulai melakukan pengeraman.

Kandang kontes untuk ayam serama

Kandang ayam serama untuk kontes dibuat lebih tertutup. Dinding kandang terbuat dari tripleks berukuran 80 cm X 60 cm X 60 cm. Lubang ventilasi berukuran 10 cm X 50 cm dibuat pada pintu yang letaknya di ketinggian 2/3 dari tinggi kandang. Lalu ditutup dengan saringan kawat yang cukup rapat.

Kandang tertutup tujuanyauntuk melindungi serama dari serangan nyamuk. Gigitan nyamuk dapat menimbulkan bentol dan luka pada jengger. Jika tidak segera diobati, luka dapat meninggalkan bekas yang dapat merusak bentuk jengger. Jengger salah satu aksesoris yang di nilai dalam kontes.

Kondisi kandang yang relatif tertutup juga melatih inisiatif serama untuk bergaya saat kontes. Perubahan suasana dari kandang yang gelap ke terang membuat serama seakan terbebas dari kungkungan. Ekspresi kebebasan itu ditunjukan dengan bergaya yaitu mengepakan sayap dan membusungkan dada.

Kandang serama untuk kontes idealnya ditempati seekor serama. Tujuanya untuk melatih mental serama agar mandiri dan tampil percaya diri di ajang kontes. Jika serama kontes dibiasakan tinggal dengan betina maka kebiasaan itu akan terbawa saat kontes. Ia hanya akan bergaya jika dipancing dengan kehadiran betina.

Yang perlu diperhatikan pada kandang yang tertutup adalah kurangnya sinar matahari. Sinar matahari penting bagi serama untuk pertumbuhan tulang. Karena itu setiap pagi serama mesti diumbar selama 1-2 jam untuk berjemur.

Ayam ketawa, mudah pakan dan perawatannya

Seperti ayam lokal lainnya, budidaya ayam ketawa relatif mudah. Pakannya gampang didapat, daya tahan tubuhnya pun kuat di berbagai cuaca. Hal ini jelas berbanding terbalik dengan harga ayam ketawa yang bisa menjulang.


Sunarso, penjual ayam ketawa di bilangan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, mengungkapkan, ayam ketawa cukup diberi pakan campuran. Pakan ini terdiri dari jagung, gabah, beras merah, dan pur. Keempat bahan ini dengan mudah bisa ditemukan di pasar-pasar burung.

Dalam sehari ayam-ayam ini diberi makan tiga kali, pagi, siang, dan sore. "Porsinya, satu genggam untuk satu ekor," kata Sunarso.

Selain pakan tadi, ayam juga diberi pakan khusus yang disebut Sunarso sebagai jamunya ayam ketawa. Pakan tersebut berupa campuran jahe, kunyit, dan kencur. Ketiga bahan ini diiris kecil-kecil untuk kemudian disuapkan ke ayam. Pemberian pakan ini bertujuan meningkatkan daya tahan tubuh si ayam.

Pemeliharaan ayam ketawa pun relatif mudah. Ayam ini tak perlu ditempatkan di area khusus. "Cukup dimasukkan ke dalam kandang," ucap Sunarso.

Di rumahnya, Sunarso memiliki 11 ekor ayam ketawa yang sedang diternakkan. Bisnis ini memang menggiurkan lantaran harga ayam ketawa tergolong tinggi. Sunarso mematok harga seekor ayam ketawa Rp 250.000 sampai Rp 3 juta. Mahal murahnya, tergantung dari umur si ayam. Semakin dewasa usia ayam, kian mahal harganya. "Di usia dua hingga tiga tahun, ketawanya sudah bagus sekali,” ujar Sunarso.

Pasar Sunarso kebanyakan para kolektor yang tinggal di Jakarta. Ada pula pembeli dari Indramayu dan Purwakarta.

Ketua Persatuan Pecinta dan Pelestari Ayam Ketawa Indonesia (P3AKI) Denawi Usman mengatakan, sistem ternak yang digunakannya adalah sistem telur. Dia menunggu sampai ayam-ayam ketawa yang dikirim langsung dari Sidrap, Sulawesi Selatan bertelur. Kemudian, telur-telur ini ditetaskan di mesin penetas. "Indukannya saya jual. Jadi cuma telurnya yang saya ternakkan," tuturnya.

Denawi memiliki 30 ekor ayam ketawa di rumahnya di Semarang, Jawa Tengah. Awalnya ia tak tertarik dengan keunikan ayam ini. "Satu tahun lalu diberi keponakan meski saya tidak suka binatang. Lalu dipaksa. Eh, akhirnya malah suka, lucu ketawanya," tuturnya.

Berawal dari hobi, merambah ke bisnis. Itulah yang terjadi pada Denawi. Melihat ada celah usaha, dia pun mulai giat beternak. Satu ekor ayam ketawa harganya mulai Rp 3 juta sampai Rp 60 juta.

Berbeda dengan Sunarso, hitungan harga ala Denawi tergantung dari suara ketawa si ayam. Ada tiga kategori ketawa. Pertama, tawa standar. Ayam kategori ini memiliki suara tertawa pendek. Kedua, dangdut. Suaranya agak rapat. Ketiga, slow. Tipe suara ketawanya mengalun.

Di luar kategori ini ada pula kategori antik. Suara tertawa ayam tipe memiliki ini durasi satu hingga dua menit. Namun, yang biasa menjadi jawara kontes adalah tipe tawa dangdut dan slow. "Kalau yang antik, terlalu lama ketawanya," ujar Denawi.


Sumber:
http://peluangusaha.kontan.co.id

Memilih ayam jantan untuk indukan penghasil bekisar yang baik

Sekarang ini sudah tidak aneh lagi bila bekisar dilombakan, bahkan lomba bekisar merupakan acara yang rutin diadakan setiap tahun. Bekisar yang dilombakan tidak hanya dinilai suaranya, tetapi juga penampilan dan keserasian warna bulunya. Oleh sebab itu, dalam membuat bekisar, mutu induk jantan dan betina harus diperhatikan.

A. Memilih Pejantan
Untuk menghasilkan bekisar yang bermutu bagus, dipilih pejantan berupa ayam hutan hijau yang sehat, tubuhnya besar dan bagus, serta jenggernya tegak dan berwarna cemerlang. Selain itu, pejantan harus bersuara bagus dan rajin berkokok karena suara inilah yang menjadi daya tarik keturunannya nanti. Pejantan juga harus pemberani karena pada umumnya ayam hutan takut kepada ayam kampung. Untuk bisa dikawinkan, dipilih ayam hutan jantan yang sudah berumur lebih dari dua tahun.

Ayam hutan hijau memiliki kombinasi warna bulu hitam, merah, dan hijau mengilat. Jenggernya tebal dan tegak berdiri. Pial-nya hanya satu. Bentuk tubuhnya gagah dan bagus dengan pandangan mata tajam. Bila disilangkan dengan ayam kampung, sifat-sifat ini akan diturunkan ke anaknya. Sumber Majalah Trubus

Serama Indonesia

Meskipun hanya sebagai follower, serama indonesia punya kans untuk menjadi the best in the world. Optimistis itu didukung realita masyarakat hobi indonesia yang ceppat berkembang menjadi terbaik dalam kurun waktu singkat.

Dibanding sejumlah negara lainya yang berhubungan dekat secara historis dengan malaysia misalnya anggota commenwealth, Indonesia ternyata relatif tertinggal dibidang serama. Pasalnya serama yang kita kenal sejak tahun 2000-an mengalami pasang surut dalam perjalananya. sedang dinegara-negara lain serama yang menyebar sejak 1990-an sudah lebih dulu berkembang.

Tapi sepertinya tidak lama lagi indonesia bakalan menyalip. Karena jumlah penggemar serama dan klub-klubnya di Indonesia cepat sekali pertumbuhanya. Selain itu, penghobi di Indonesia selama ini dikenal berani merogoh kocek demi memuaskan hasrat hobi sekaligus berinvestasi bisinis hobi.

Yang dibeli oleh seramania indonesia di malaysia bukan lagi serama anakan atau bibitan. Tetapi langsung memetik juara-juaranya meski banderolnya sangat mahal. Orang Indonesia dikenal latah dan cepat mengambil inisiatif bila menyangkut obyek hobi yang berpeluang dibisniskan secara besar-besaran. Orang Indonesia dikenal lebih ulet dan berani. Bisa dipastikan tak lama lagi ayam serama ini akan ngebuuummmm

Budidaya ayam serama, bagaimana prospeknya?


Ayam serama diklaim merupakan jenis ras ayam yang paling kecil, dan anehnya kian kecil ukuranya berarti makin bagus kualitasnya, meskipun jenis ayam mini tetapi harganya masih setinggi langit, didaerah kami untuk ayam yang kualitas biasa ketika masih baru netas sampai seminggu harganya kurang lebih 75rb dan ketika sudah dewasa mencapai 1,5jt, untuk yang kualitas bagus tentu akan lebih mahal, Tetapi menurut pendapat saya pribadi (Maaf kalau salah) untuk menekuni usaha binatang yang jenis hias (bukan untuk dikonsumsi) adalah membutuhkan waktu atau timing yang tepat, dalam artian ketika kita akan memulai usahanya kita harus melihat sikon pasar, karena jika telat, maka kita malah hanya akan merugi, karena menurut pengalaman pribadi saya, untuk budidaya binatang jenis hias kalo sedang booming memang harganya sangat tinggi, akibatnya akan banyak orang yang akan menggelutinya, karena banyak orang yang menggelutinya maka terjadi persaingan harga yang gila-gilaan, dan pasti akan ada yang merusak harga pasar, dengan prinsip asal dagangan laku, Lha faktor inilah yang akan menghancurkan usaha yang lain, karena tidak adanya standarisasi harga. Maka dari itu untuk memulai usaha dalam binatang hias, kita harus bisa menganalisa trend yang akan naik, jadi ketika sedang booming-boomingnya kita sudah memiliki stok yang banyak, ketika sudah drop kita sudah tidak memiliki stok dan sudah meraup untung terlebih dahulu.

Alasan kenapa bisnis binatang hias tidak bisa permanen dan hanya mengikuti trend adalah:
1. Orang indonesia cenderung cepat mengikuti trend, ketika mendengar berita seseorang telah sukses dengan suatu usaha budidaya binatang A misalnya, maka akan banyak orang yang langsung meniru usaha tersebut.

2. Kalau telah banyak yang meniru , karena binatang tersebut bukan dikonsumsi makan pada suatu saat akan ada yang namanya Over stock dipasaran. karena setiap orang yang membeli binatang tersebut itu cuma untuk di ternakkan lagi.

3. Kalau sudah over stock maka sesuai hukum ekonomi adalah jika penawaran melimpah dan permintaan turun maka harga juga akan turun drastis, dan juga karena ada yang merusak harga pasar dengan membanting harga dengan alasan yang penting cepat laku.

maka dari itu menurut asumsi saya usaha binatang hisa hanya akan bertahan 3-5 tahun, tetapi itu juga tidak berlaku semuanya, contoh ikan arwana karena budidayanya sulit maka dia tetap eksis meskipun sudah puluhan tahun, dan contoh yang lain.

Kategori Ayam Serama

Orang selalu memperkatakan tentang AYAM SERAMA ini berpandukan kepada kategori seperti SERAMA “A” , “B” maupun “C”. Ramai yang terkeliru dan ini banyak diambil kesempatan oleh para penjual SERAMA yang tidak AMANAH yang mengakui bahawa AYAM SERAMA yang mereka jual adalah dari kategori terbaik samada SERAMA “A” atau “B”.

Sebenarnya kategori SERAMA “A”, “B” mahupun “Z” sekalipun bukanlah satu kaedah yang tepat untuk mendefinasikan kategori AYAM SERAMA tersebut. Pembahagian kategori “A” atau “B” ini digunakan hanyalah sewaktu didalam satu satu pertandingan saja. Ianya digunakan untuk membezakan berat badan AYAM SERAMA itu saja. Malah kalau AYAM KAPAN itu sendiri pun sekiranya di “diet” kan akan melayakkannya dimasukkan kedalam kategori SERAMA “A” dimana berat yang kurang dari 360 gram. Sebab itulah kalau kita perhatikan disatu satu pertandingan tahap keupayaan AYAM SERAMA yang menduduki tempat pertama dengan AYAM SERAMA yang mendapat markah terendah adalah amat jauh sekali, lebih lebih lagi kalau pertandingan yang diadakan disebelah pantai barat ini. Ini semua berlaku kerana terdapatnya tuan punya AYAM SERAMA yang bukan AYAM SERAMA sebenar atau TULIN turut serta dan disebabkan berat ayam mereka kurang 360 gram maka dengan sendirinya ayam tersebut layak memasuki kategori SERAMA “A”.

Maka terlihatlah kita sewaktu pengadil mengadili pertandingan itu, terdapatnya ayam ayam serama yang tidak berupaya sama sekali beraksi. Samada ayam tersebut sibuk cuba turun dari atas meja pengadil atau pun ayam tersebut hanya kaku tanpa sebarang aksi, walhal ayam tersebut berada didalam ketegori SERAMA “A”.

Saya rasa perkara ini harus diambil perhatian khusus oleh pihak pihak tertentu didalam menilai atau mengkategorikan ayam ayam serama yang masuk bertanding mengikut kategori sebenar dan bukannya kategori mengikut berat ayam tersebut.

Daripada pengamatan dan soal selidik yang saya lakukan AYAM SERAMA ini bolehlah kita KATEGORIkan mengikut asal usul dan cara mana baka itu dihasilkan.

Disini saya lebih bincangkan kategori AYAM SERAMA dan bukannya AYAM KAPAN, KATIK dan yang sewaktu dengannya.

1. AYAM SERAMA BIASA / BHARA / SERAPAN :

Terbahagi pula kepada 2 bahagian -

1.a SERAMA KAPAL SELAM - Jenis ini adalah jenis yang paling teruk sekali, ianya tidak berupaya langsung untuk beraksi dan bila kita lihat ianya berjalan, keadaan badannya seolah olah seperti sebuah KAPAL SELAM …. merayap ajer !!!! Kalau dimasukkan kekategori AYAM KAPAN pun tidak boleh sebab bagi AYAM KAPAN pun ada kategorinya tersendiri. Saya tidak menggalakkan kepada peminat peminat baru untuk membeli serama dari jenis ini kerana bentuknya yang tidak menarik langsung untuk dijadikan haiwan kesayangan (PETS) ataupun untuk dijual bakanya nanti. Jenis ini sebenar adalah hasil dari kacukkan tanpa kawalan samada kacukkan SERAMA BIASA ini sendiri dengan AYAM KAPAN, KATIK ataupun AYAM HUTAN dan lebih teruk lagi kalau dengan AYAM KAMPUNG.

1.b SERAMA SEMI SUPER – Jenis ini adalah jenis yang paling banyak sekali dimiliki oleh peminat peminat ayam serama terutama di Lembah Klang. Kebanyakkan rumah rumah di Lembah Klang yang mempunyai AYAM SERAMA telah saya lawati memiliki serama dari jenis ini. Dan serama jenis inilah yang paling banyak sekali mewarni setiap pertandingan serama terutama disebelah pantai barat ini. Jenis ini mempunyai bentuk badan / aksi yang agak menarik dan bagi orang yang tidak pernah melihat aksi / gaya serama tulin bergaya, sudah pasti mereka akan mengatakan ayam tersebut adalah AYAM SERAMA sebenar. Kena pulak dengan berat badannya kurang 360 gram maka teruslah dikenali dengan panggilan SERAMA “A” …!!! Dari jenis ini jugalah kebanyakkan peminat peminat serama melatihnya untuk mendada, samada dengan cara memasukkannya didalam KOTAK I.S.A ataupun dengan cara melatih dari kecil lagi (** cara ini agak Brutal sikit !!). Memang diakui kebanyakkan dari jenis ini mempunyai warna yang amat menarik dan kebanyakkannya menyerupai SERAMA TULIN tetapi keupayaannya beraksi adalah terbatas. Bagi peminat peminat serama yang baru, saya galakkan mereka mencuba belajar membela serama dari jenis ini. Dengan harga yang berpatutan (**sepatutnyalah!!), bolehlah dipraktikkan segala ilmu serama itu pada serama jenis ini. Kalau berlaku sebarang kesilapan yang boleh menyebabkan kematian (** minta minta tidak lah !!) tidaklah terasa ralat sangat, sebab kalau dari jenis SERAMA TULIN tu dengan harganya yang boleh mencecah menyamai harga sebiji Proton … kalaulah dibuatnya mati, mau meraung dibuatnya…hehehe !! Bila sudah cukup ilmu didada, barulah cuba berubah kejenis serama yang lebih canggih dan mahal.

Buat pengetahuan peminat peminat serama semua, kedua – dua jenis serama ini mempunyai kaitan darah / baka yang amat dekat dengan AYAM KAPAN atau KATIK mahupun AYAM HUTAN. Contohnya : – Pada awal kacukkan adalah antara AYAM SERAMA TULIN dengan AYAM KAPAN misalnya !! Anak yang dihasil akan dikawinkan sekali lagi dengan AYAM KAPAN dan begitulah seterusnya dan ianya berlaku berulang kali dengan cara berpatah balik kebelakang. Kedua – dua jenis ini juga mempunyai nafsu makan yang amat tinggi, kalau diletakkan semangkuk penuh dedak … jenis ini akan makan tanpa henti sehinggalah mangkuk itu kosong.

2. AYAM SERAMA SUPER :

Terbahagi juga kepada 2 bahagian -

2.a SERAMA SUPER TIDAK TULIN – Jenis ini mewarisi hampir 80 % ke 90 % sifat – sifat AYAM SERAMA sebenar. Keupayaannya beraksi dengan galak sekali tidak boleh dinafikan sama sekali. Banyak juga saya dapati pertandingan pertandingan yang diadakan telah dimenangi oleh serama jenis ini tetapi sekiranya pada hari pertandingan itu turut disertai oleh AYAM SERAMA sebenar, pasti kita akan dapat membezakan kekurangannya. Bagi peminat yang tidak berapa faham ataupun kurang menitik beratkan susurgalur darah sesekor SERAMA itu, jenis ini pun sudah amat hebat sekali. SERAMA SUPER TIDAK TULIN ini ujud adalah samada hasil dari kacukkan antara jantan dan induk diantara AYAM SERAMA TULIN dengan SERAMA SEMI SUPER. Selalunya kita tidak dapat mempastikan dengan tepat akan keturunan sebenar ayam dari jenis ini … kebanyakkannya adalah main agakkan situan punya sahaja. Tetapi kalau tuan punya sanggup melaku proses baikpulih semula, dalam masa 5 – 6 tahun … baka asalnya akan timbul semula !! Bagi jenis ini harga seekor anak boleh tahan juga mahalnya dan kadang – kadang boleh mencecah ribuan ringgit.

2.b SERAMA SUPER TULIN – jenis inilah yang sebenar – benarnya yang dinamakan AYAM SERAMA. Sikap, aksi, warna dan bentuk badan jenis inilah yang dinamakan SERAMA. Kalau dilihat akan aksinya kadang – kadang sampai kita sendiri tidak percaya dimana ianya seolah olah suka dipertontonkan oleh orang ramai. Lagi kita pandang, lagi ianya akan bergaya dengan bergoyang goyang menarik kepalanya kebelakang, sambil menarik narik dadanya kedepan dan kadang kadang tu siap berpusing pusing lagi. Sesetengah baka tu pulak siap dengan mengangkat kaki sebelah ketika beraksi. Sewaktu berada didalam keadaan biasa saja pun, ayam ini sentiasa berjalan secara mendada dan bulu tengkoknya akan mencecah ekornya. Harga ??? harganya amat tinggi sekali … bagi serama muda saja boleh mencecah belasan kepuluhan ribu ringgit !!! Tuan – tuan punya serama jenis ini akan melakukan ‘special selection’ terlebih dahulu bagi memilih anak – anak yang terbaik dan selebihnya barulah dijual. Bagi yang telah dipilih itu biasanya ianya tidak akan dijual sama sekali melainkan yang datang membeli itu orang yang betul betul rapat dengan situan punya serama. Bagi tuan punya serama jenis ini amat berhati hati didalam proses pembiakannya, mereka akan pastikan bahawa kedua dua serama itu dari darah yang sama tetapi bukannya dari pertalian darah adik beradik. Bagi peminat serama yang mempunyai duit yang berlebihan (banyak) .. mereka akan cuba mendapatkan baka jenis ini dari lapisan / keturunan keempat keatas. Ini adalah kerana bila sampai kelapisan keempat keatas … baka yang dihasilkan adalah amat hebat sekali aksinya. Pembiakan SERAMA SUPER TULIN ini dilakukan dengan beberapa cara seperti :

1. Pembiakan Dari BAKA YG SAMA – Contoh: JANTAN / INDUK baka Darah Hijau Mat Awang. Insyaallah anak yang dihasil selalunya akan menjurus kepada bentuk dan tingkah laku bapak & induknya. Selalunya cara ini dilakukan terutama jika aksi dan bentuk tubuh si bapak memang telah terpuji.

2. Pembiakan Dari BAKA YG BERLAINAN – Contoh : JANTAN baka Darah Hijau Mat Awang – INDUK baka Hussin 2000. Cara pembiakan ini dilakukan bagi mendapatkan bentuk dan aksi terbaru. Baka Darah Hijau mempunyai keistemewaan berdiri sambil mengangkat kaki sebelah sementara itu pula baka Hussin 2000 pulak mempunyai bentuk dada yg besar, jadi kalau digabungkan kedua dua baka ini maka diharap hasil yang keluar mempunyai ciri ciri kedua dua baka tersebut. Dalam erti kata lain, bagi webmaster, baka seseekor AYAM SERAMA itu amat penting sekali.

Jadi kalau kitakan SERAMA “A” “B” atau “Z” sekalipun, itu adalah hanya definasi – definasi yang digunakan semasa pertandingan. Ini dilakukan hanya untuk membezakan berat badan sesekor ayam serama tersebut tetapi bukannya untuk membezakan keupayaan, bentuk badan maupun gaya / aksi ayam itu sendiri. Webmaster harap, peminat peminat serama terutama yang baru menceburi bidang ini akan mendapat sedikit gambaran sebenar tentang kategori kategori AYAM SERAMA itu sendiri. Bagi mendapatkan keterangan lanjut bolehlah mendapatkan khidmat nasihat dari orang yang benar – benar pakar didalam bidang ayam serama ini.

Aksi meraih simpati juri

Selain tongkronganya yang keren, nilai yang tinggi akan diberikan oleh seorang juri pada seekor peserta yang pinter bergaya diatas catwalk karpet hijau. Bahkan tak jarang pemlik Best In Show justru didasarkan pada kemampuan bergaya diatas catwalk karpet hijau.

Karena itu sejumlah pesona gaya dilatih secara khusus oleh seramania agar peragawan dan peragawatinya bisa bergaya luar biasa pada saat kontes.

Dari sejumlah action dan pose itu, yang paling memikat simpati juri adalah kala seekor ayam peserta justru berjalan melenggok lalu berhenti seolah menatap juri yang duduk persis didepanya. Sembari berhenti lalu memamerkan sejumlah gaya. Misalnya, narik (membusungkan dada). Sejenak kemudian salah satu kakinya diangkat.

Beberapa serama juara bahkan tak segan menyertai posenya itu dengan berkokok sambil kepalanya tetap menghadap sang juri. Setelah usai menunjukan gayanya untuk dinilai, seolah mengerti lalu berjalan gemulai mendekati juri lainya. Kembali gaya-gaya lucu itu diperagakan. Seterusnya begitu sampai waktu untuk show yang kurang dari lima menit itu dimanfaatkan untuk mengunjungi satu-persatu juri yang berjumlah 3 orang.

Di malaysia, bergaya didepan juru bakalan memberi nilai lebih. Bagaimana di Indonesia ?, Beberapa juri kawakan mengaku idem, seperti yang berlaku di Malaysia. Bagaimanapun kita akan terpesona sekaligus bersimpati pada peserta yang seolah memberi salam lalu bergaya didepan juri. Apalagi kalau sampai memamerkan lebih dari satu gaya ssaat menghadap salah seorang juri. Pasti nilainya akan bertambah,

Ayam serama, kecil tapi proporsional

Kehadiran serama berbobot ringan merupakan langkah maju dalam perkembangan serama sejak tahun 1980-an. Bertambah kecil bukan berarti cebol, tetapi tetap proporsional. Penampilan serama super A tetap gagah dengan dada membusung bak kessatria. Dengan tubuh kecil dan ekor lawi mencuat, penampilan ayam liliput ini mempesona.

Menurut mr.choi, generasi baru serama itu merupakan silangan serama pilihan. Jantanya berasal dari sri selangor dan betina anakan sri penang, ujar mr chooi. Sri selangor dan Sri penang merupakan sepasang induk legendaris dizamanya> Disaat puncak penampilanya Sri selangor, misalnya, meraih 26 kampiun diberbagai lomba serama di penjuru Malaysia. Sri penang, meski tidak terlalu menonjol selama hidupnya sudah mengantongi 16 gelar juara.

Sri selangor menitiskan ukuran tubuh dan bobot yang kecil. Keturunan betina Sri penang mewariskan keunggulan corak tubuh. Maklum selama hidup Sri penang memiliki corak bulu terang bak lukisan. Corak tubuh perpaduan kuning kemesan dan merah serta hitam. Itu berbeda dengan generasi pertama yang didominasi corak red jungle fowl, merah, hitam dan cokelat. Keistimewaan lain, Sripenang memiliki dada meninjol keluar.

Ayam serama super A dan ayam serama B

Seiring berjalanya waktu, banyak persilangan-persilangan dari dari tetua serama itu menelurkan serama berbobot 300 gram dengan tinggi 18 cm. Salah satu penyilang yang mendapatkan serama baru itu adalah The Leong Toh alias Mr. Chooi di penang malaysia. Oleh Mr. Chooi serama berbobot 300 gram atau setara 3 butir apel itu dipanggil sebagai serama super A.

Sebenarnya serama super A merupakan generasi ketiga fari penyilangan Mr. Chooi. Perbedaan antar genersi serama itu lebih menekankan kepada perubahan ukuran dan bobot tubuh. Serama super A berbobot 60 gram lebih ringan daripada generasi kedua, serama A 360 gram dan tinggi 18 cm. Generasi pertama yang disebut serama kapan alias B berbobot 500 gram dengan tinggi 25-30 cm.

Serama pertama kali muncul di publik pada kontes ayam hias dibatu pahat pada 1990-an. Disana penampilan serama yang elegan dan mini itu langsung menyedot perhatian komunitas pecinta ayam hias setempat. Hobiis ayam hias menyebut serama sebagai ayam unik karena dibalik tubuhnya yang kecil, tersimpan penampilan yahud.

Serama menjadi unik lantaran diantara sayap yang menjuntai menyentuh tanah tersembul dada yang menonjol keluar. Sosoknya kian elegan dengan sepassang ekor lawi alias pedang yang tegak lurus menjulang dan kepala sedikit tertekuk ke belakang. Ke istimewaan itu pula yang pada akhirnya menggiring popularitas serama menuju ke puncak kejayaan.

Setiap generasi serama yang di ciptakan belakangan diarahkan agar ukuran dan bobotnya semakin kecil. Hingga kini serama super A diakui sebagai serama terkecil didunia. Jantanya berbobot 300 gram dan tinggi 18 cm. Betina bisa lebih rendah lagi, bobot 280-300 gram dengan tinggi serupa. Bandingkan ayam katai jepang yang bobotnya dua kali lipat lebih besar, mencapai 625-740 gram dan tinggi 30-35 cm.

Ternak ayam serama, cukup 3 betina buat 1 pejantan

Kecepatan capital turn over (CTO) dalam beternak ayam serama dimungkinkan karena relatif cepatnya periode bertelur ayam serama. Selain itu kecepatan produksi juga diperkuat dengan kemungkinan satu pejantan yang bisa berpoligami dengan tiga betina sekaligus.

Satu pejantan dengan 3 betina itu ditempatkan dalam satu petak kandang yang tidak terlalu luas, lebar berkisar 60 cm, panjang sekitar 1,5 m dan tinggi berkisar 75 cm. Dalam kandang itu juga dilengkapi dengan kamar mengeram masing-masing indukan.

Tidak seperti manusia yang bakalan terjadi perang, tiga betina itu nyaman saja berbagi satu suami. Bahkan kalau salah satu dari ketiganya mengeram, betina lain tidak akan mengganggunya. asal perawatan, gizi dan vitaminya terjaga tidak akan masalah.

Susahnya terjadi perkawinan sempurna yang menyebabkan tak bertelur, pada serama umumnya dikarenakan ukurannya yang kelewat mini. Terutama yang betina. Karena itu sebaiknya memilih betina yang ukuranya agak besar jika memang prospek untuk diterbak. Betina yang kelewat kecilhanya ideal untuk kontes kalu dibuat ternak agak susah.

Susahnya terjadi perkawinan yang sempurna yang menyebabkan tak bertelur, pada serama umumnya dikarenak ukuranya yang kelewat mini. Sejumlah peternak melakukanya dengan kawin sodok. Yakni sibetina dijongkokkan dengan cara dipegangi agar sang jantan bisa melakukan perkawinan dengan sempurna. Selain itu faktor usia juga menjadi penentu. Yang ideal pasangan indukan sudah berusia sekitar setaun meski mature ayam serama sudah dimulai sejak berusia sekitar delapan bulan. Lebih baik lagi jika betinanya lebih tua dari pejantanya.


Sumber:
http://ternak-ayam-serama.blogspot.com

JENIS IKAN AIR TAWAR

Ikan jenis air tawar terdiri dari ikan yang sangat mudah dipelihara dan diperbanyak. Pemeliharaan ini dapat memberi keuntungan kepada petani ikan. semula jenis-jenis ikan ini liar tetapi kemudian dapat dijinakkan setelah diketahui sifat sifat serta keadaan lingkungan hidup yang dikehendaki. Diantara jenis-jenis yang telah dapat dijinakkan itu antara lain :

  1. IKAN MUJAIR (Tilapia Mosambica) Ikan mujair dapat dipelihara dengan mudah, Ikan ini dapat hidup di air tawar dan di air payau. Berkembang biaknya dapat dikatakan cepat. Akan tetapi kurang baik dipelihara dicampurkan dengan jenis ikan air tawar yang lain. karena akan menghabiskan makanan untuk ikan-ikan yang lain, Telurnya ditetaskan dalam mulutnya yang kemudian disemburkan kemana-mana. Ikan mujair ini termasukjenis ikan pemakan segala. Jadi sangat baik dipelihara dikolam yang airnya banyak mengandung kotoran.
  2. IKAN TAWES (Puntius Javanicus) Sama halnya dengan ikan mujair, ikan ini dapat pula hidup di air tawar atau di air payau. Makanan berupa plankton atau tumbuhan kecil yang terdapat dalam kolam tempat pemeliharaannya. Disungai-sungai masih banyak ikan tawes yang hidup tanpa dipelihara orang. Jenis ikan inipun dapat berkembang biak dengan cepat Pemeliharaannya dapat disatukan dengan jenis ikan yang lain, misalnya ikan mas atau nilem. Karena warna ikan ini putih, kadang-kadang disebut ikan putihan, Ikan tawes yang hidup bebas di sungai sungai berpijah pada awal musim penghujan. sedangksn yang telah dipelihara dikolam-kolam bisa berpijah setiap saat.
  3. IKAN TAMBAKAN (Helastoma Temmineki). punggung ditumbuhi duri-duri, bentuk badannya gepeng, ikan jenis ini sangat baik untuk dipelihara di kolam yang banyak diganggu ular pemakan ikan. Makanan ikan jenis ini berupa lumut-lumut halus sekali. Induknya dapat menghasilkan bibit yang banyak. Hanya saja ia bertelur pada masa-masa tertentu.
  4. IKAN MAS ( Cyprinus Carpic). jenis ini banyak sekali dipelihara di sawah dan dikolam Dapat hidup didaerah dataran rendah ataupun dataran tinggi, hidupnya terutama dari makanan berupa cacing-cacing, bermacam-macam binatang air yang kecil. Juga senang pada dedak, ampas dan sebagainya.Yang termasuk jenis ikan ini adalah ikan karper yang terbagi atas beberapa warna kulit seperti yang berkulit hijau disebut ikan tombro yang berkulit jingga disebut ikan nyonya.
  5. IKAN GURAMI (Osphoronemus Goramy) jenis ikan ini hidup dari makanan berupa daun-daun ubi kayu, pepaya, talas ubi jalar, dan sebgainya, Juga senang kepada rayap dan binatang air kecil lainnya. Jenis ikan ini agak lambat pertumbuhannya, mereka membuat sarang dari rumput-rumputan, sabut dan sebagainya. Rasa dagingnya enak sehingga sangat disukai orang.
  6. IKAN NILEM ( Osteochilus Hasellti ), Jenis ikan ini mudah berkembang biak pada kolam atau sawah yang airnya selalu mengalir, lebih disukai air yang jernih, makanannya berupa lumut-lumut halus.
  7. IKAN SEPAT SIEM ( Trichogaster Pectoralis ) adalah jenis ikan rawa yang enak rasa dagingnya. oleh karena itu banyak dijadikan ikan kering dan dijual dipasar-pasar. Makanannya berupa plankton-plankton dan tumbuhan air yang kecil-kecil. Jenis ikan ini suka membuat sarang busa disekitar tumbuh-tumbuhan air. Karena itu ia sangat senang hidup dirawa-rawa yang banyak tumbuhan.
Selain yang sudah disebutkan diatas masih banyak pula jenis-jenis ikan air tawar yang bisa dipelihara di kolam-kolam. terpadat pula jenis-jenis ikan air payau, yaitu ikan yang dapat hidup di air yang sedikit terasa asin karena mengandung kadaar garam yang ringan, antara lain : ikan bandeng (Chanos-Chanos), sebenarnya jenis ikan ini adalah ikan laut yang tahan terhadap air yang kadar garamnya amat rendah. tetapi ditinjau dari pemeliharaannya digolongkan sebagai usaha perikanan darat. sampai saat ini belum berhasil dikawinkan di kolam. Benih-benihnya terpaksa dicari dilaut oleh nelayan Nener ( Benih bandeng ).

Sumber: penerbit angkasa bandung, perikanan darat

Memilih Cendet Buat Lomba

Ada beberapa faktor yang membuat burung yang satu ini bisa figther maksimal, nancep, n nagin........ karena cendet ini adalah type burung penurut apabila ita memeliharanya mulai dari trotol hingga dewasa, sampai2 ada yang sampai nurutnya burung satu ini terlihat manja apabila melihat sang pawang ( pemiliknya ). maka dari itu ada beberapa faktor yang harus diperhatikan. Berikut ini akan sedikit saya kupas semua yang tersimpan dalam burung cendet/pentet ini......


Ciri-ciri :
  1. Cendet ini mempunyai sifat galak, apabila kita sampai salah (terlalu memaksa) cendet untuk menuruti pola perawatan anda, dan pada saat mau mabung ato dalam masa mabung ( terlebih lagi apabila kita sampai mencabuti bulu2 ekornya apabila terlihat patah2 dan jelek)
  2. Burung ini juga memiliki sifat manja yang luar biasa apabila kita terlalu suka menggoda, mengetrek, memberikan pakan EF secara langsung ( terlebih lagi, apabila kta memeliharanya dari trotol dan suka memberikan jangkrik langung dari tangan)
  3. Dan yang terakhir burung ini suka sekali lompat2 ato salto, apabila dia mengalami stres drop, mental down karena pola perawatan yang beda....sehingga dia merasa tidak nyaman anda pelihara.
  4. Suka menirukan suara burung lain, sehingga pentet ini tergolong burung cerdas yang bisa menirukan segala macam suara burung.
Pada dasarnya perawatan cendet amat sangat bergantung kepada kakarter bawaan dari pentet itu dan juga kebiasaan perawatan yang sudah dilakukan sebelumnya. Maka perlu sekali dicarikan informasi mengenai perawatan pentet sebelum berada di tangan kita. Memang harus diakui ada penjual yang sengaja tidak mau memberikan resep perawatan maksimum kepada kita, oleh karena itu harus dikombinasikan dengan kejelian kita dalam mengamati keseharian dari burung tsb.


Permasalahan yang sering timbul daram perawatan


1) Pentet yang kurang gacor tapi jinak


Melihat perawatan saya pikir sudah cukup 'pakem', dan apabila belum maksimal, mungkin perlu dilihat apakah bulu pada kondisi hampir mabung ataukah masih baru. Apabila sudah tua dan hampir mabung, mungkin itu adalah gejala mau mabung. Tetapi seandainya bulu masih 'gres', ada baiknya untuk mencoba memandikannya 2 hari sekali, untuk menaikkan birahinya. Kemungkinan lain, adalah bisa ditest dengan didekatkan pentet lain, apakah mau gacor berbunyi. Karena ada jenis pentet yang 'tempur', baru akan gacor kalau didekatkan dengan lawan. Jadi kesehariannya tidak akan terlalu banyak berkicau. Untuk burung serak, untuk recovery bisa ditambahkan larutan kaki tiga di air minumnya.


2) Pentet giras


Kalau terlalu giras, jangkrik coba diturunkan porsinya, pemberian. Ulat hongkong juga coba diturunkan dulu porsinya. Kroto berikan 1 sendok makan. Memandikan sesering mungkin, karena biasanya akan menurunkan kegirasan burung tsb. Faktor giras, selain kelebihan extra fooding, barangkali juga bisa dikarenakan karena kondisi burung yang stress. Barangkali burung takut terhadap topi, sepeda bermotor, warna-warna tertentu. Ini yang harus benar2 diamati. Untuk menguji apakah burung tsb stress atau tidak, mungkin bisa ditest dengan jalan mengadunya dengan burung sejenis. Apabila dia mau normal berbunyi, berarti dia tidak stress, tapi apabila tidak berbunyi, muter-muter, mungkin Anda perlu curiga bahwa burung tsb dalam kondisi stress.


3) Pentet galak


Usahakan untuk lebih sering memandikannya, misalkan pagi dan sore setiap harinya, kemudian coba kerodong dibuka dulu, agar dia terbiasa dgn manusia. Usahakan juga untuk memberikan makanan (jangkrik, ulat hk dll) melalui tangan kita langsung. Nah untuk sementara kalau mau mengambil tempat makan atau minum, usahakan dengan memberikan jangkrik dulu kepada pentet tsb, jadi sementara dia makan, kita bisa lebih leluasa mengambil tempat air atau minumnya, tanpa perlu kuatir dihajar oleh pentet tsb.


Pentet galak/takut, biasanya ada 2 penyebab,yaitu trauma dan birahi.


Selama ini pentet dikenal sebagai burung pedendam,saya punya yg kalau lihat saya bukannya kabur malah galak...sampai takut sendiri lho,terlebih lagi kalau mau nambahain pakannya,tangan sampai dipatokin. Jadi hindarilah berbuat kasar pada pentet seperti mencabut bulu dll.


4) Pentet salto
Mengenai Pentet Salto, itu sudah hal yang biasa mungkin sudah karakter dia. Tetapi kalau pentet anda mempunyai variasi suara yg banyak itu merupakan suatu pentet yg bagus menurut saya. Saya pernah mengalami hal ini, diwaktu pentet saya tdk ditrek dia sering salto dari tangkringan bawah keatas. Tetapi waktu saya trek dgn pentet yg lain dia kerjanya bagus tidak salto (Nagen).
Untuk perawatannya yg terpenting pagi mandi terus dijemur setelah dijemur dianginkan sebentar langsung dikerodong dan juga sore sama lakukan sperti itu. jgn lupa malam harus dikerodong.
Untuk extra foodingnya jangkrik dikasih pagi 3 sore 3, kalau dikurangi bisa menurun staminanya dan malas berkicau. menurut saya pentet pemakan serangga rakus. yang terpenting mandi jemur itu rutin.


Perawatan


Perawatan pentet pada umumnya kurang lebih sebagai berikut : mandi pagi sore, jemur sampai jam 12, extrafooding 7 jangkrik+ 3 ulat hongkong (baru ganti kulit) pagi, sore juga sama menunya, siang kroto 1 sendok teh, dan anda juga mencoba variasi menu dengan ulat kandang. Pemberian ulat kandang pada umumnya akan membuat pentet anda lebih stabil bunyinya. Untuk master isiannya Cucak jenggot, belalang (pilih yang bersuara kasar dan tidak terlalu rapat), love bird, ciblek/prenjak, burung gereja tarung, kenari yang suaranya menyentak2 dan panjang namun pilih yang tidak terlalu banyak variasi suaranya.


Kalo cara memilih cendet yang baik, bagus untuk lomba ada berberapa ciri yang mungkin bisa membantu kalian semua agar tidak sampai salah pillih...... ada kalanya orang banyak yang mempercayai cendet jatim ato yang elbih tepatnya cendet madura ini sangat baik buat lomba, tapi ga semua cendet madura ini baik untuk dilatberan...karena masing2 burung memiliki karakter berbeda - beda. Berikut ini akan saya jelaskan ciri-ciri cendet madura/jatim yang baik untuk lomba.
  1. warna kepala hitam pekat terlebih lagi dibagian sekitar mata, terlihat seperti topeng.Dan warna belakang kepala hitam, bisa sampai dengan pundak.
  2. Warna bulu dada putih sehingga warna coklat terlihat sedikit, hanya disamping2 aja, dan sayap panjang melebihi badan
  3. Ukuran kepala jenis cendet madura ini biasanya kecil dan tampak lucu, tapi usahakan cari yang besar dan bulat, sehingga ukuran kepala dengan badan adalah sama.
  4. Badan besar panjang, terlihat bulat.
  5. mata melotot lebar dan kelihatan garang.Ini menandakan bahwa cendet ini memiliki mental tempur yang bagus.
  6. Pangkal paruh tebal, panjang.
  7. Kaki besar, kokoh. mencengkram erat.
  8. Dan yang terakhir cendet jenis madura ini apabila ditrek, diadu itu langsung nancep dan nagen.....tapi biasanya kalah start (gacor) dengan cendet sawah yang jatim.


Extra Fooding pada burung Pentet itu terbagi 2, yaitu EF Harian dan EF Lomba.......
  • EF Harian.....
Kita mengetahui bahwa EF untuk pentet itu adalah Kroto, Jangkrik, UH. EF ini yang sering di pakai sebagai ef harian, Seberapa banyak Kroto, jangkrik dan UH, yang di pakai untuk hariannya?
KROTO, hanya di pakai sebanyak 1 sendok teh setipa harinya sudah cukup.
JANGKRIK, biasanya pagi 3 ekor dan sore 2 ekor, tapi saya lebih suka hanya berikan 3 ekor jangkrik pada pagi hari saja. UH, Jarang saya pakai untuk harian, ada juga yang memakai EF ini setiap harinya.

  • EF Lomba.....
Biasanya EF di lomba mulai di berikan dari h-2 dengan porsi naik untuk Jangkriknya dari 3 ekor pagi menjadi 5 ekor dan 2 ekor sore menjadi 4 ekor, hanya Kroto yang tetap....... Pada H-2 mulai pentet tidak di mandikan, begitu memberikan EF kerodong di buka 15 menit kemudian di kerodong lagi. ini buat pentet yang tidak memiliki Kelainan Birahi tinggi Atau BT, bukan OM BT loo ya......Ampunnn OM.
H-1 jangkrik naik lagi 7 ekor pada paginya dan 5 pada sorenya, kroto tetap....... nah peran penting adalah di malam hari sebelum hari H, pentet di berikan sedikit atau setengah sendok teh kroto, tujuannya pada hari H pentet sedikit Adem, tidak terlalu tinggi BT nya.
Pada hari H, sebelum berangkat kita berikan UB 2 ekor dan jangkrik 3 ekor, tanpa kroto ,bawa ke lapangan.........
2 section sebelum turun lomba, pentet di mandiin semprot sampai basah kuyup dan berikan 1 ekor jangkrik lagi sesudah mandi, di angin anginkan sedikit di jemur, kemudian kerodong kembali.
Pentet siap di gantang......... Semoga moncer terusss......


buat rekan2 KM dimanapun, ini ada sedikit cara merawat pentet, semoga bermanfaat bagi rekan2 KM semua
hari 1, pagi 2 ekor jangkrik +2 UH,sorenya 2 ekor jangkrik..
hari 2, satu sendok makan kroto,sorenya 2 ekor jangkrik
hari 3. 2ekor jangkrik tanpa UH ,dan sorenya 2 ekor jangkrik,
hari 4, jangan dikasih ekstrafooding,utk mengurangi kelebihan yg ada di tubuhnya..
hari 5,kembali pada hari 1,oh ya setiap hari jam jemurnya ditambah 5 menit
bila dalam suatu hari frekuensi bunyinya bertambah mas dapat menaikan jumlah jangkriknya menjadi 3...dan naikan terus bila ada progresnya...sampai burung tsb sudah dapat berkicau selama 30 menit s/d 1 jam...dan sehari bisa 5-8 kali frekuensinya.maka jumlah jangkriknya jgn ditambah atau dikurangi pada jumlah terakhir..berarti dosis ekstrafoodingnya sudah "ketemu"..
Note : untuk menaikan porsi jangkrik,ada baiknya anda memakai deadline mis 2 minggu atau sebulan...karena utk menemukan dosis yg pas harus pelan2 dan sabar agar tidak over

1) Isian untuk pentet
Yang bisa buat master suara pentet adalah lovebird (cari yang speed rapat dan panjang), belalang (speed jangan terlalu rapat), celilin (hati-hati waktu memaster dgn celilin karena volume nya yg keras bisa membuat mental pentet down), burung gereja kawin (ini cukup ngetrend akhir2 ini), pelatuk, jangkrik,cucak cungkok. Untuk kutilang, tidak bisa sembarangan kutilang, mesti cari yang suaranya 'brebet' terus, karena suara ini yg dicari.

2) Pentet salto
Ada beberapa penyebab:
- Karakter burung tsb
- Terlalu berahi
- Stress

Ada beberapa solusi yg bisa dicoba:
- Memandikan burung tersebut lebih sering. tapi hati2 karena ini bisa menjadikan kinerja burung turun.
- Memahami kebutuhan extra fooding secara tepat. Ini tidak bisa digeneralisir, porsi bisa berbeda untuk tiap2 burung.
- Pahami karakter burung dengan mengubah jenis tangkringan, apakah sejajar ataukan silang, jenis kandang, apakah kandang besar atau kecil. Ini semua bisa mengurangi salto pentet
- Untuk burung stress, bisa disuahakan dgn cara disendirikan dulu. Setelah rajin berbunyi lagi, usahakan waktu menggantung di tempat yg agak rendah dan ramai lalu lalang orang,agar mental pentet bisa lebih terlatih
Mohon koreksinya dan Selamat merawat


Biasanya nihhh...dari yang saya tau...itu juga denger2.
Biasanya jemur sambil dikerodong itu ada beberapa factor penyebabnya pada saat penjemuran burung, diantaranya :
- Body kegemukan, dengan jemur sistim ini akan cepat susutnya.
- Stelan EF nya tinggi sehingga dapat mengurangi birahi.
- Terlalu galak sehingga lebih sering jeruji pada saat melihat perawatnya atau burung lainnya.
- Burung takut/gelisah/tidak tenang bila melihat sesuatu.
- Waktu penjemuran yang sempit.
- Burung yang dijemur cukup banyak.

Oleh karena kebiasaan2 seperti tersebut di atas sehingga menjadi kebiasaan burungnya pula dan pemiliknya khawatir bila di rubah akan juga merubah penampilannya.

Memang baik menjemur pentet sambil di krodong tapi harus juga di perhatikan kondisi burung, burung yang kurang sehat akan langsung klenger alias tit bila terlalu lama di jemur dalam kondisi seperti ini.

Alangkah baiknya bila penjemuran seperti ini di lakukan dengan tetap membuka Kancing atau resleting krodong sehingga udara tetap bersilkulasi dan kita tetap dapat mengawasi keadaan burung.

Kalao pentet saya hariannya dijemur biasa saja (buka kerodong), kecuali penjemuran di lapangan dan itu saya lakukan juga bila di sekeliling saya banyak burung rekan2 yang lainnya.

Ini hasil dari denger2, namanya denger2 kalo salah ya maaf Om.

Monggo di lanjut


menurut literatur dalam forum web tercinta ini :

1. PT cepet panas : setelah mandi... 15 menit kemudian langsung gacor... bunyi terus minimal 60 menit berkesinambungan tidak banyak ngetem.. paling ambil nafas gacor lagi.. fungsi mandi adalah membuat dia nangen... temen ane ade nyang punya model gini... harus dimandiin tiap hari.. biar gak OB.. setelannya cuma Jangkrik 3/2 P/S. kroto bersih maksimal setengah sendok teh tiap hari...

2. PT Normal .... klo ini dimandiinnye tiap 2 hari sekali om (ane kasih tempat minum kecil biar dia gak mandi seenaknye.. mandinye ane nyang ngatur...).. biasanye setelah 90-120 menit saat bulunya agak kering... langsung gacor + nangen... bunyi terus minimal 60 menit, ngetem untuk ngambil nafas doang om.. setelannye jangkrik P/S = 4/2-3 kroto wajib 2 hari sekali 1/2- 1 sendok teh

3. PT lambat panas... sebaiknya mandinya seminggu 1-2 kali aja (kasih tempat minum ukuran kecil biar PT gak bisa mandi sendiri, jadi waktu mandinye kite nyang atur)... perlu stelan EF yang agak cukup... misalnye P/S = 6/4 kroto dua hari sekali 1 sendok teh....

biasanya setelah mabung... perawatan hariannya dapat diubah om... tinggal lihat perubahan karakternya aja.. berubah gak? klo yang tadinya lambat panas terus jadi normal atau cepet panas.. yah tinggal disesuaikan sesuai kondisinya aja om..

oh iya... sebaiknya PT tetap dikerodong setelah di jemur om.. klo sore/malam buka pas ngasih makan aje.. trus tutup lagi.. itu kebiasaan perawatan ane... kebetulan PT ane dah cukup umur sekitar 2x mabung.. jadi udah lumayan stabil birahinya untuk bisa disetting berdasarkan ilmu nyang aye dapet di www.kicaumania.org ini... mohon maaf bila ada salah kata.. pemula cuma sekedar sharing pengalaman....

menjawab pertanyaan anda:

1. Kroto, Sebagai peningkat nafsu makan,penunjang birahi dan fungsinya merangsang agar burung jd gacor.efek kebanyakan jd gemuk karena banyak kolestrolnya.
2. Cacing, untuk jenis selain merah sebagai penurun birahi,kalo merah sebagai penunjang efek teler(istilahnya doping) dan khasiatnya untuk burung lain selain merah sebagai penurun birahi kalo AM penambah birahi.efek AM teler non stop,selain AM bulu mengkorok karena kedinginan.
3. Ulat hongkong, peningkat birahi dan mental tarung,khaistnya membuat burung badan terasa panas sehingga cocok sekali untuk burung jenis fighter.efek mata jadi mletis,bulu rontok.
4. Ulat bumbung(cilung), hampir sama seperti cacing tapi ini cocok untuk semua burung,efek nya nggak isa buang air besar(bebelen/sembelit)
5. Jangkrik, peningkat/pendongkrak birahi burung dan merangsang agar burung tetep gacor.efeknya jika kebanyakan si burung akan over birahi(burung sukar diam,mencabutin bulu,ngelabrak)
6. Belalang, lom pernah make karena saya tinggal di kota mas, kalo saya sing sebagai EF sampingan aja paling.


Adapun efek bagi burung:
1.Kroto efek jika diberi pada jenis kacer(mbedesi) ,ci(ambrol),Tledekan(jempalikan) dsbnya.
2.Jangkrik jika dierikan pada burung biasanya tdk terlalu berakibat fatal cuman terlalu over birahi sepert(cendet,sering salto).khusus cucak rowo dan murai emang takaran harus banyak.
3.Ulat hongkong(berakibat mata mletis atau kebutaan,mencret dan cepat ambrol bulu pada jenis burung yg tidak kuat seperti ci,yang jenis lain biasnya mletis).
4.ulat bumbung jika diebriak akan diem selalu (jika tledekan,cucak ijo,AK,AM akan nagen jika di berikan teralu banyak akan sulit buamh air besar.).Takaran harus pas.
5.Belalang baik untuk jenis pentet kalo diberikan pada jenis lain lom pernah kemungkinan doyan paling sedikit karena tubuhnya keras sehingga sulit dicerna(ati² dengan kaki belakangnya kena burung bisa cidera ataupun kematian).
Betul kata Om Hany . Setiap setelan satu sama lain berbeda, tergantung dengan kebiasaan masing masing dan karekternya.
Dengan expriment yang dilakukan oleh pemilik, dan memakan waktu cukup lama.
Setelan Anda sudah baik. Kalau boleh memberikan saran, ( maaf masukan yang belum tentu benar). Menurut saya peningkatannya ef, Pada hari hari menjelang lomba terlalu mendadak. Misal kalau dibuat dibuat lebih merata .
H-2 ( Jumat ) : Kroto biasa . Jangkrik 5 ekor p/s + 3 uh sehari.
H-1 ( Sabtu ) : Kroto biasa . Jangkrik 5 ekor pagi/siang /sore + Uh 6 ekor sehari .
Hari H ( MInggu). Kembali ke rawatan harian.
Semoga cocok dengan pola rawatan
6.cacing baik untuk jenis AK,Am,Kacer berlebihan burung jd kedinginan karena bersifat penurun birahi dan dingin.kalo kena penyakit paling mencret.

nyumbang saran dari pemula
1. full krobong
2. EF jangk*ik purlu di tambah dari menu biasanya, ulet hongkong pagi dan kroto pagi.
3. deakat kan dengan master ( kalo bisa cendet juga yag jadi master)
4. pembersihan kotoran 3 hari sekali
5. buka kerodong 1 minggu sekali cukup di anginkan selama 30 menit
karena cendet fullkrobong terlalu lama biasanya ada getabnya nantinya ( getab itu misal nya kalo di kedekatin juri kadang diem)

selesai mabung :
minggu 1- mulai di angin2kan pagi dan sore hari tanpe kena matahari 1 minggu cukup di angikan saja 1 jam. EF mulai teratur tapi tetep pagi kroto 1 sendok makan, hongkong 5 ekor.
minggu 2 - mandi pagi anginkan 30 menit lalu jemur 1 jam trus anginkan trus krodong, sore buka krodong anginkan, EF tetap aja.
minggu 3 - sama seperti mingu 2 tapi jemur naikkan jadi 2 jam
minggu 4 - jemur naikkan jadi 3 jam

setelah selesai 1 bulan coba untuk di latber dan kalo bisa di setel dulu sebelum latber.

semoga bermanfaat


Cendet drop

pernah coba rawat cendet drop krn habis mabung langsung ditrek hasilnya cendet jd salto dan sedikit, lalu coba terapi full ef selama 3 hari non jemur krn minuman kasih multivit.
hari 1 kasih u.k sesendok teh dan jangkrik 5 p/s
hari 2 kasih kroto 1,5 sendok makan dan jangkrik 4p/5s
hari 3 kasih u.h 5e, jangkrik 5 p/s

Kalau pengalaman saya, (pernah beli cendet rusak dan pernah juga cendet saya stres karena jatuh) cuma saya diamkan di dalam krakap saja seharian, jangkrik masih seperti biasa, pagi dan sore saya beri lima.

nah, malamnya, (mengikuti anjuran bapak saya yang pemain lama), cendet saya mandikan hingga basah kuyup, waktu itu jam setengah delapan. (Cara ini kurang benar menurut saya, karena di alam, hewan tidak pernah terlihat mandi malam hari. hehe, tapi manusia punya cara ngaklal).
setelah kuyup dimandikan, diangin2 dibawah lampu baru diberi kroto.

besok paginya diberi jangkrik sebelum jam 8 pagi sembari diangin2kan. Nah setelah di kasih EF, jam 9 jemur aja tu cendet di tempat panas dan jauh dari burung lain (minimal ngk liat burung lain). Biar aja cendet di jemur tanpa minum, tapi foernya tetep ada (terutama yang ada anti stresnya). Atau ngk usah di ikutkan foernya agar cendet fokus konsentrasi ke cari makan, (laper jadi galak)

Jam tiga angkut, kasih minuman bersuplemen dan foernya. jam4 jangkrik lalu krodong


hal2 yg perlu diperhatikan;


Cendet buat Lomba sebaiknya memiliki mental tempur yang baik dan Rajin ngocehnya diusahakan Kita memilih cendet dengan kepala yang besar dan Bulat dengan mata yg jernih dan bersih(trengginas). Untuk Paruh Usahakan memilih yang Tebal dan panjang diyakini cendet memiliki Volume yg dasyat dan bertipe ngerol dan nembak, sedangkan paruh tipis diyakini cendet bertipe ngerol dan jarang memiliki tembakan dasyat..Untuk bentuk badan usahakan pilih yang proporsional dari kepala sampai ekor dan kondisi burung cenderung untuk rapi(tidak bondol dsb) karena menghindari cendet yg banyak polah(cabut bulu dsb) dan untuk KAKI pilih KAKI cendet yg besar dan kokoh karena cenderung lebih mudah disetting agar nancep pada saat Fighter.


USIA
Sebaiknya memulai dengan cendet yg mudah Hutan karena akan lebih mudah dan cepat mensettingnya di bandingkan bila memelihara dari trotol...Karena bila kita pelihara dari trotol cendet berpotensi besar buat menjadi manja..Carilah cendet yang sudah 2-3 kali mabung sehingga kita masih punya waktu untuk mensettingnya..


Mental
Ini yg agak sulit karena cendet MH biasanya masih sedikit giras, tapi bila kita perhatikan dalam kondisi tenang dan didekatkan dengan cendet lain maka burung yg bermental baik akan mulai kelihatan sifat tempurnya dengan mulai berbunyi walaupun cuman bunyi TOET..TOET....TOET....Perhatikan juga ekornya bila ekor cendet digerakkan berputar-putar berarti ada yang ditakutinya, bila tetap lurus berarti cendet mempunyai mental yang cukup baik.


Tips terakhir ane coba pantau cendet di latberan karena akan lebih mudah mendapatkannya ketimbang di pasar burung..tidak perlu mengambil cendet yg juara (pasti mahal)tapi kita liat bakat dan kelebihan yg di miliki burung tersebut pada saat dilapangan, sehingga dengan sedikit di POLES cendet ndeso bisa dioptimalkan untuk maen di level yang lebih tinggi...


Semoga tips sederhana ini bermanfaat buat cendetmania.

Pentet mbagong dan Galak, bagaimana?

Untuk pentet ini mandi kan sesering mungkin Pagi jam 6 dan malam jam 9 dengan cara semprot spray lalu kerodong terus walau kondisi basah untuk pakan kurangi hanya jangkrik aja 1 ekor tanpa kroto at hongkong berikan voor aja. cobalah selama 1 bulan terapi ini mudah2an pentet anda bisa nancep

Cara Merawat Tledekan

Burung Tledekan adalah salah satu burung petarung sebagaimana juga burung Murai Batu dan burung Kacer. Sifat tarungnya muncul seiring dengan bertambahnya umur dan tingkat birahi. Burung Tledekan sama seperti burung-burung petarung lainnya yang memiliki daerah teritorial. Suaranya yang enak didengar membuat para penggemarnya tidak mudah pindah ke lain hati. Perawatan burung Tledekan sangat mudah dan menyenangkan.

KARAKTER DASAR BURUNG TLEDEKAN

  1. Mudah beradaptasi, burung ini sangat mudah menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan.

  2. Petarung yang gampang naik darah. Apabila mendengar suara burung Tledekan lain atau melihat burung sejenis, maka semangat tempurnya langsung berkobar. Disamping itu, burung ini bersifat teritorial yang berusaha mengusir rivalnya.

  3. Birahi yang cenderung mudah naik. Burung ini sangat mudah naik birahinya, banyak penyebab yang dapat membuat naiknya birahi pada burung jenis ini. Stelan EF (Extra Fooding) yang over, penjemuran yang berlebih atau melihat burung Tledekan betina, dapat dengan cepat menaikkan tingkat birahinya.

  4. Mudah jinak. Karena kemampuan beradaptasinya yang tinggi, maka burung ini mudah jinak kepada manusia.

  5. Bermental baja. Hampir rata-rata burung ini memiliki sifat mental yang sangat baik sebagai petarung.

PEMILIHAN BAHAN BURUNG TLEDEKAN YANG BAIK

Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam pemilihan bahan atau bakalan pada burung Tledekan

  • Berkelamin jantan, ciri-ciri burung Tledekan jantan dapat dilihat warna bulu yang tegas mengkilap dan kontras.

  • Bentuk paruh, sebaiknya pilih bentuk paruh yang berpangkal lebar, tebal, besar dan panjang. Mirip seperti paruh bebek. Paruh bagian bawah harus lurus. Jangan memilih bahan yang memiliki paruh bengkok. Posisi lubang hidung pilih sedekat mungkin dengan posisi mata.

  • Kepala berbentuk besar, mata bulat besar dan melotot. Ini menandakan burung ini mempunyai mental tempur yang baik.

  • Postur badan, pilihlah bahan yang berpostur sedang dengan panjang leher, badan dan ekor serta kaki yang serasi. Jangan memilih bahan yang berleher dan berbadan pendek.

  • Sayap mengepit rapat dan kaki mencengkram kuat, ini menandakan bahan tersebut sehat. Warna kaki tidak berpengaruh terhadap mental burung.

  • Lincah dan bernafsu makan besar. Ini merupakan ciri-ciri bahan yang bermental baik.

  • Panjang ekor yang serasi dengan postur badan. Dengan ciri ini mempunyai peluang besar untuk mendapatkan gaya tarung yang nyengklek.

  • Leher panjang padat berisi. Menandakan burung ini akan mengeluarkan power suara secara maksimal.

MAKANAN YANG SESUAI UNTUK BURUNG TLEDEKAN

  • Voer (sebaiknya pilih yang berkadar protein sedang yaitu: 12%-18%, belum tentu Voer yang berharga mahal akan cocok dengan sistem metabolisme setiap burung Tledekan. Voer harus selalu tersedia didalam cepuknya. Selalu ganti dengan Voer yang baru setiap dua hari sekali.

  • EF (Extra Fooding), pakan tambahan yang sangat baik buat burung Tledekan yaitu: Jangkrik, Orong-orong, Kroto, Cacing, Ulat Hongkong, Ulat Bambu, Kelabang, Belalang dan lainnya. Pemberian EF harus selalu disesuaikan dengan karakter pada masing-masing burung dan juga harus mengetahui dengan pasti dampak klausal dari pemberiannya EF tersebut.

PERAWATAN DAN STELAN HARIAN

Perawatan harian untuk burung Tledekan relatif sama dengan burung berkicau jenis lainnya, kunci keberhasilan perawatan harian yaitu rutin dan konsisten.

Berikut ini Pola Perawatan harian dan Stelan Harian untuk burung Tledekan:

  1. Jam 07.00 burung diangin-anginkan di teras. Jam 07.30 burung dimandikan (karamba mandi atau semprot, tergantung pada kebiasaan masing-masing burung).

  2. Bersihkan kandang harian. Ganti atau tambahkan Voer dan Air Minum.

  3. Berikan Jangkrik 3 ekor pada cepuk EF. Jangan pernah memberikan Jangkrik secara langsung pada burung.

  4. Penjemuran dapat dilakukan selama 1-2 jam/hari mulai pukul 08.00-11.00. Selama penjemuran, sebaiknya burung tidak melihat burung sejenis.

  5. Setelah dijemur, angin-anginkan kembali burung tersebut diteras selama 10 menit, lalu sangkar dikerodong.

  6. Siang hari sampai sore (jam 10.00-15.00) burung dapat di Master dengan suara Master atau burung-burung Master.

  7. Jam 15.30 burung diangin-anginkan kembali diteras, boleh dimandikan bila perlu.

  8. Berikan Jangkrik 2 ekor pada cepuk EF.

  9. Jam 18.00 burung kembali dikerodong dan di perdengarkan suara Master selama masa istirahat sampai pagi harinya.

PENTING

  • Kroto segar diberikan 1 sendok makan maksimal 3x seminggu. Contoh setiap hari Senin pagi, hari Kamis pagi dan Sabtu pagi.

  • Pemberian Cacing diberikan 1 ekor 1x seminggu. contoh setiap hari Selasa pagi.

  • Pengumbaran di kandang umbaran dapat dilakukan 4 jam perhari selama 4 hari dalam seminggu.

  • Berikan Multivitamin yang dicampur pada air minum seminggu sekali saja.

PENANGANAN APABILA KONDISINYA OVER BIRAHI

  • Pangkas porsi Jangkrik menjadi 1 pagi dan 1 sore

  • Berikan Ulat Bambu 1 ekor setiap pagi selama 3 hari berturut-turut.

  • Lakukan pengembunan (jam 05.30-06.00)

  • Berikan Cacing 2 ekor 2x seminggu

  • Frekuensi mandi dibuat lebih sering, misalnya pagi-siang dan sore

  • Lamanya penjemuran dikurangi menjadi 30 menit/hari saja

  • Waktu pengumbaran dibuat lebih sering dan lebih lama

PENANGANAN APABILA KONDISINYA DROP

  • Tingkatkan porsi pemberian Jangkrik menjadi 5 pagi dan 5 sore

  • Tingkatkan porsi pemberian Kroto menjadi setiap pagi

  • Berikan Kelabang 2 ekor seminggu sekali

  • Mandi dibuat 2 hari sekali saja

  • Burung segera diisolasi, jangan melihat dan mendengar burung Tledekan lain dahulu

  • Lamanya penjemuran ditambah menjadi 2-3 jam/hari

PERAWATAN DAN STELAN UNTUK LOMBA

Perawatan lomba sebenarnya tidak jauh berbeda dengan perawatan harian. Tujuan perawatan pada tahap ini yaitu mempersiapkan burung agar mempunyai tingkat birahi yang diinginkan dan memiliki stamina yang stabil. Kunci keberhasilan perawatan lomba yaitu mengenal baik karakter dasar masing-masing burung.

Berikut ini Pola Perawatan dan Stelan Lomba untuk burung Tledekan:

  1. H-3 sebelum lomba, Jangkrik bisa dinaikkan menjadi 5 ekor pagi dan 4 ekor sore.

  2. H-2 sebelum lomba, burung sebaiknya dijemur maksimal 30 menit saja. Dan pemberian Kroto dapat diberikan setiap pagi.

  3. 1 Jam sebelum di gantang lomba, burung di mandikan dan berikan Jangkrik 3-5 ekor dan Ulat Hongkong 6-15 ekor.

  4. Apabila burung akan turun lomba kembali, berikan Jangkrik 2 ekor lagi.

PENTING

  • Sebaiknya, mulai H-6 burung diisolasi. Jangan sampai melihat dan mendengar suara burung Tledekan lain.

  • Lakukan mandi malam (jam 19.00-20.00) pada H-1.

PERAWATAN DAN STELAN PASCA LOMBA

Perawatan pasca lomba sebenarnya berfungsi memulihkan stamina dan mengembalikan kondisi fisik burung.

Berikut ini Pola Perawatan dan Stelan pasca Lomba untuk burung Tledekan:

  1. Porsi EF dikembalikan ke Stelan Harian.

  2. Berikan Multivitamin pada air minum pada H+1 setelah Lomba.

  3. Sampai H+3 setelah Lomba, penjemuran maksimal 30 menit saja.

PERAWATAN DAN STELAN PADA MASA MABUNG

Mabung (Moulting) atau rontok bulu merupakan siklus alamiah pada keluarga burung. Perawatan burung pada masa mabung adalah menjadi hal yang sangat penting, karena apabila perawatan yang salah pada masa ini akan membuat burung menjadi rusak. Pada masa mabung ini, metabolisme tubuh burung meningkat hampir 40% dari kondisi normal. Oleh karena itu, burung butuh asupan nutrisi yang berkualitas baik dengan porsi lebih besar dari kondisi normal. Hindari mempertemukan burung dengan burung sejenis, karena akan membuat proses mabung menjadi terganggu. Dampak dari ini adalah ketidak seimbangan hormon pada tubuh burung. Proses mabung juga berhubungan dengan hormon reproduksi.

Berikut ini Pola Perawatan masa mabung:

  1. Tempatkan burung di tempat yang sepi, jauh dari lalu lintas manusia. Sebaiknya burung lebih banyak dalam kondisi dikerodong.

  2. Mandi cukup 1x seminggu saja dan jemur maksimal 30 menit/hari

  3. Pemberian porsi EF diberikan lebih banyak karena sangat diperlukan untuk pembentukan sel-sel baru dan untuk pertumbuhan bulu baru. Misalnya: Stelan Jangkrik dibuat 5 ekor pagi dan 5 ekor sore, Kroto 1 sendok makan setiap pagi, Cacing 2 ekor 3x seminggu dan Ulat Hongkong 3 ekor setiap pagi.

  4. Berikan Multivitamin yang berkualitas yang dicampur di air minum 2x seminggu.

  5. Lakukan pemasteran. Masa mabung membuat burung lebih banyak pada kondisi diam dan mendengar. Inilah saat yang tepat untuk mengisi variasi suara sesuai dengan yang kita inginkan. Lakukan pemasteran dengan tepat, sesuaikan karakter dan tipe suara burung dengan suara burung master.




Semoga sukses..! Salam Kicaumania...


Sumber:
http://www.smartmastering.com/